<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>miftakhurrokhman</title>
	<atom:link href="http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id</link>
	<description>Just another Students.uii.ac.id Blogs weblog</description>
	<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 12:23:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Evolusi Windows</title>
		<link>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/evolusi-windows/</link>
		<comments>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/evolusi-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 12:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>11523259</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-15.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-31" src="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-15.jpg" alt="" width="453" height="640" /></a></p>
<p><a href="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-25.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-32" src="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-25.jpg" alt="" width="453" height="640" /></a></p>
<p><a href="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-33.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-33" src="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poster-33.jpg" alt="" width="453" height="640" /></a></p>
<p><a href="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poste-53.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-34" src="http://miftkahurrokhman.students.uii.ac.id/files/2011/12/poste-53.jpg" alt="" width="500" height="359" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/evolusi-windows/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Generasi Bahasa Pemograman</title>
		<link>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/generasi-bahasa-pemograman/</link>
		<comments>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/generasi-bahasa-pemograman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 12:21:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>11523259</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Komputer  adalah alat bantu dalam menyelesaikan masalah . persoalannya komputer  tidak begitu saja menyelasaikan masalah yang disodorkan. Orang harus  merumuskan langkah – langkah penyelesaian masalah di dalam runtutan  instruksi tersebut, karena komputer dapat mengerjakan dengan cepat,  akurat bahkan berulang-ulang tanpa mengenal lelah dan bosan. Sekumpulan  instruksi yang merupakan penyelesaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Komputer  adalah alat bantu dalam menyelesaikan masalah . persoalannya komputer  tidak begitu saja menyelasaikan masalah yang disodorkan. Orang harus  merumuskan langkah – langkah penyelesaian masalah di dalam runtutan  instruksi tersebut, karena komputer dapat mengerjakan dengan cepat,  akurat bahkan berulang-ulang tanpa mengenal lelah dan bosan. Sekumpulan  instruksi yang merupakan penyelesaian masalah itu dinamakan Program.  Program dimasukan ke dalam komputer, komputer  mengerjakana instruksi –  instruksi di dalam program tersebut, lalu memberikan hasil  atau  keluaran yang di inginkan.<br />
Agar program dapat dilaksanakan oleh komputer, program tersebut harus di  tulis dengan suatu bahasa yang dimengerti oleh komputer. Sebagaimana  dalam kehidupan kita dapat memberikan perintah kepada orang lain dalam  bahasa yang ia mengerti, karena komputer adalah mesin maka program harus  ditulis dengan bahasa - bahasa yang khusus dibuat untuk berkomunikasi  dengan komputer . bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program  dinamakan Bahasa Pemograman.<br />
Samapai saat ini terdapat ratusan bahasa pemograman. Bahasa – bahasa ini  akan terus berkembang dan bertambah jumlahnya. Yang membuat dan  mendefinisikan bahasa itu adalah manusia. Ada bahasa yang cukup sulit  dipahami oleh penggunanya dikarenakan tata bahasanya yang primitive,  atau karena orientasi bahasanya lebih dekat ke bahasa mesin (disebut  Bahasa Tingkat Rendah – low level language) ketimbang bahasa manusia (  yang disebut Bahasa Tingkat Tinggi – high level language).<br />
<strong><br />
Bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language)</strong><br />
merupakan bahasa pemrograman generasi pertama, bahasa pemrograman jenis  ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa  mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja karena isinya  programnya berupa kode-kode mesin.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level language)</strong><br />
merupakan bahasa pemrograman dimana pengguna instruksi sudah mendekati  bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk dimengerti karena  banyak menggunakan singkatan-singkatan seperti “STO” artinya simpan  (STORE) dan “MOV” artinya pindahkan (MOVE). Yang tergolong dalam bahasa  ini adalah assembler.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language)</strong><br />
merupakan bahasa yang mempunyai ciri lebih terstruktur, mudah dimengerti  karena menggunakan bahasa sehari-hari, contoh bahasa level ini adalah:  Delphi, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Perl, Phyton, Basic, Visual Studio  (Visual Basic, Visual FoxPro), Informix, C, C++, ADA, Java, PHP, ASP,  XML, dan lain-lain. Bahasa seperti Java, PHP, ASP, XML biasanya  digunakan untuk pemrograman pada internet, dan masih banyak lagi yang  terus berkembang yang saat ini biasanya dengan ekstensi .net (baca: dot  net) seperti Visual Basic.NET dan Delphi.Net yang merupakan bahasa  pemrograman yang dikembangkan pada aran berbasis internet.</p>
<p style="text-align: justify">Sejauh  ini bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi 5 generasi. Setiap generasi  bahasa pemrograman memiliki karakteristik tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bahasa Generasi Pertama  Bahasa Mesin</strong><br />
Bahasa mesin atau kode mesin merupakan seperangkat instruksi serta data  yang dapat dieksekusi secara langsung oleh prosesor komputer. Kode mesin  merupakan tingkatan yang paling rendah dari bahasa pemrograman dan  biasanya digunakan sebagai tujuan kompilasi oleh kompiler pada  bahasa-bahasa pemrograman lain dalam tingkatan yang lebih tinggi.  Penerjemahan kode pada bahasa pemrograman interpretatif atau bahasa  skrip umumnya tidak termasuk dalam kriteria tersebut karena umumnya  bahasa skrip menerjemahkan kode sumber menjadi P-Code, kode penjembatan  antara kode sumber dan kode mesin. Meski demikian, umumnya bahasa skrip  populer yang ada saat ini telah menambahkan kompiler JIT (Just In Time)  integratif yang secara hibrida mengkompilasi instruksi-instruksi P-Code  yang paling sering dieksekusi menjadi kode mesin.</p>
<p style="text-align: justify">* tidak ada interpreter/kompilator</p>
<p style="text-align: justify">* diprogram dengan notasi biner</p>
<p style="text-align: justify">* sulit untuk tidak melakukan kesalahan.</p>
<p style="text-align: justify">contoh : 011011  000000  000000  000001  110101<br />
berarti: bersihkan akumulator masukan isi lokasi penyimpanan 117 ke dalamnya</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bahasa Generasi Kedua   Bahasa Assembly (1950-an)</strong><br />
Bahasa rakitan atau lebih umum dikenal sebagai Assembly adalah bahasa  pemrograman tingkat rendah yang digunakan dalam pemrograman komputer,  mikroprosesor, pengendali mikro, dan perangkat lainnya yang dapat  diprogram. Bahasa rakitan mengimplementasikan representasi atas kode  mesin dalam bentuk simbol-simbol yang secara relatif lebih dapat  dipahami oleh manusia. Berbeda halnya dengan bahasa-bahasa tingkat  tinggi yang berlaku umum, bahasa rakitan biasanya mendukung secara  spesifik untuk suatu ataupun beberapa jenis arsitektur komputer  tertentu. Dengan demikian, portabilitas bahasa rakitan tidak dapat  menandingi bahasa-bahasa lainnya yang merupakan bahasa pemrograman  tingkat tinggi. Namun demikian, bahasa rakitan memungkinkan programmer  memanfaatkan secara penuh kemampuan suatu perangkat keras tertentu yang  biasanya tidak dapat ataupun terbatas bila dibuat dengan menggunakan  bahasa pemrograman tingkat tinggi.<br />
Pada bahasa rakitan, programmer umumnya menggunakan sebuah program  utilitas yang disebut sebagai perakit (bahasa Inggris: assembler) yang  digunakan untuk menerjemahkan kode dalam bahasa rakitan tersebut ke  dalam kode mesin untuk perangkat keras tertentu. Sebuah perintah dalam  bahasa rakitan biasanya akan diterjemahkan menjadi sebuah instruksi  mnemonic dalam kode mesin, berbeda halnya dengan kompiler pada bahasa  pemrograman tingkat tinggi yang menerjemahkan sebuah perintah menjadi  sejumlah instruksi dalam kode mesin.<br />
Beberapa perangkat lunak bahasa rakitan terkenal biasanya menyediakan  tambahan fitur untuk memgasilitasi proses pengembangan program,  mengontrol proses perakitan, dan alat bantu debugging.</p>
<p style="text-align: justify">* pengalamatan secara simbolis bukan alamat fisik.</p>
<p style="text-align: justify">* terdiri  dari : SAP, AUTOCODER, SPS, BAL dan EASYCODER.</p>
<p style="text-align: justify">Contoh : CLA  SALARY<br />
Salary menunjukkan lokasi memori tempat variabel salary disimpan.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Bahasa Generasi Ketiga   Bahasa Tingkat Tinggi (1960-an)</strong><br />
Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural.  Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan  instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya.  Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia,  seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca  data dari keyboard. Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai  high level language disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang  biasa digunakan manusia</p>
<p style="text-align: justify">* menggunakan kata-kata bahasa Ingggris</p>
<p style="text-align: justify">* menekankan formula dalam notasi matematika</p>
<p style="text-align: justify">* program dpt dikonversikan untuk dijalankan pd mesin-mesin yg berbeda.</p>
<p style="text-align: justify">* terdiri dari : ALGOL, FORTRAN, COBOL, PL/I dan ADA.</p>
<p style="text-align: justify">Contoh : x = (a+b) / (c+d)<br />
<strong><br />
Bahasa Generasi Keempat    Bahasa Produktifitas Tinggi (1970-an)</strong><br />
Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu  pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas  pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih  singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal  dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui  hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional.  Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access  di lingkungan PC dengan mudah. Bahasa pemrograman generasi keempat biasa  disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada  masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai  menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada  bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan  pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang  pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana  mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan  perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data  tentang seorang mahasiswa</p>
<p style="text-align: justify">* mempercepat proses pembuatan aplikasi (baris code lebih sedikit)</p>
<p style="text-align: justify">* mempermudah aplikasi dan mempercepat perubahan.</p>
<p style="text-align: justify">* meminimalkan problem debugging.</p>
<p style="text-align: justify">* pemakai dapat memecahkan problem sendiri.</p>
<p style="text-align: justify">* terdiri dari : Informix, Oracle<br />
<strong><br />
Bahasa Generasi Kelima   Bidang Artificial Inteligence‘ (1980-an)</strong><br />
Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa  pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial  intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer  yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai  aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify">* sistem berbasis pengetahuan</p>
<p style="text-align: justify">* mesin dapat menggambarkan kesimpulan berdasarkan kode pengetahuan yang kompleks.</p>
<p style="text-align: justify">* terdiri dari : Prolog, LISP</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftakhurrokhman.students.uii.ac.id/2012/04/04/generasi-bahasa-pemograman/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

